Month: March 2021

Tips Aman Menggunakan Internet

Pada saat ini hampir seluruh anak dan juga remaja yang sudah menjadi pengguna internet. Internet memiliki dampak yang positif dalam meningkatkan konektivitas, namun ada juga penyalahgunaan internet yang pada akhirnya menimbulkan dampak negatif. Salah satu dampak negatif yang akan timbul adalah kekerasan pada anak.

Sudah setahun ini semua kegiatan yang biasa dilakukan di luar rumah, jadi harus dilakukan di dalam rumah. Mulai dari bekerja, belajar, dan bermain. Hal ini merupakan bagian dari upaya mengurangi tingkat persebaran COVID-19. Agar tidak semakin banyak orang yang tertular, maka kebijakan untuk menjaga jarak fisik sangat diutamakan dan harus dilaksanakan kan?

Nah, bagaimana kabar Bapak/Ibu Guru yang saat ini masih harus menerapkan pendidikan jarak jauh? Apakah sudah mulai terbiasa? Bantuan internet semoga bisa semakin memudahkan ya! Namun, jangan lupa juga untuk selalu waspada. Banyak informasi yang tidak valid dan rentan untuk orang lain mengutak-atik akun bola tangkasnet pribadi di internet. Bagaimana caranya menjadikan internet itu menjadi tempat yang aman bagi kita semua dan ini ada beberapa tips untuk menggunakan internet yang aman.

Pikirkan dulu sebelum kalian menerima permintaan pertemanan

Cek dulu profil orang yang mengirimkan permintaan teman kepada kalian dan cari tahu siapa mereka. Ingat, ada orang yang suka berpura-pura menjadi orang lain, dan terkadang sulit untuk tahu apakah mereka berkata jujur atau tidak.

Apakah kalian memiliki teman yang sama? Apakah kalian berasal dari kota yang sama? Jangan merasa tertekan untuk menerima permintaan teman dari orang yang tidak dikenal. Periksa kembali pengaturan privasi kalian agar orang yang tidak kalian kenal tidak bisa mendapatkan informasi yang kalian tidak ingin mereka tahu.

Pikirkan sebelum kalian mengirimkan sesuatu

Hal yang kalian anggap sebagai lelucon bisa jadi menyakitkan bagi orang lain. Pikirkan baik-baik sebelum kalian menekan tombol ‘kirim’, terutama ketika kalian sedang marah atau kesal. Begitu kalian membagikan pesan, foto, atau video, sulit untuk mengontrol apa yang terjadi selanjutnya. Menghapus postingan kalian hampir tidak mungkin.

Dan ingatlah, kalian memiliki hak atas privasi  dan begitu pula orang lain. Kita tidak dianjurkan untuk masuk ke dalam akun orang lain atau menggunakan ponsel mereka tanpa izin.

Pikirkan kembali sebelum kalian membagikan sesuatu

kalian bisa mengubah pengaturan privasi di akun media sosialmu untuk mengontrol siapa yang dapat melihat informasimu termasuk tempat-tempat yang pernah kalian datangi.

Pikirkan baik-baik apa yang kalian bagikan dengan siapa saja. Jangan memberikan informasi pribadi, seperti alamat, nomor telepon, atau data bank. Dan pastikan jangan pernah membagikan kata sandi kalian kepada siapapun! Jika pengaturan privasi kalian tidak aman, siapapun bisa melihat informasimu.

Tunjukan Perilaku Baik di Dunia Maya

Berikan dukungan bagi teman atau siswa kalian dengan memberikan komentar yang positif, memberikan senyuman secara virtual, atau menekan tombol suka pada fitur media sosial. Kemudian, berikanlah pengetahuan kepada siswa kalian bahwa di dalam penggunaan internet, seringkali kita menemukan perilaku cyberbullying. Didiklah siswa agar terhindar dari praktek tersebut, dan peringatkan untuk tidak melakukannya. Banyak hal yang bisa kalian beritahu, seperti pengetahuan tentang undang-undang, dampak moral dan psikis, dan lain sebagainya. Tujuannya adalah untuk membuat siswa-siswi kalian dapat terus menyebarkan pesan dan perilaku positif selama menggunakan internet.

Periksa Pengaturan Akun dan Kata Sandi

Biasanya, saat harus membuat kata sandi, siswa mungkin cenderung memilih yang sederhana dan mudah diingat, bahkan misalnya 1234567. Wah, tentu saja itu sangat bahaya. Sebisa mungkin, kalian bisa meminta siswa untuk membuat kata sandi yang sulit ditebak oleh orang. Bagaimana jika nanti lupa? Dicatat! Di laptop atau HP tentu ada aplikasi notes, bukan? Himbau pula agar siswa tidak menunjukkan ke orang lain. Jangan beritahu siapapun.

Jangan Menyebarkan Rumor

Informasi di internet sangatlah banyak dan beragam, mulai dari informasi bermanfaat, sampai yang merusak nalar dan mental. Nah oleh karena itu, ajak siswa untuk menghindari menyebarkan rumor semacam cerita atau foto-foto yang menyakitkan, menyinggung, menuduh, sampai membuat orang lain malu. Mungkin bagi mereka itu lelucon, tapi itu bisa jadi sangat bisa menyakitkan orang lain. Bahkan, jika tidak hati-hati, hal yang lebih buruk bisa justru berbalik ke penyebar rumornya. Maka dari itu, tidak ada gunanya menebar cerita bohong.

Verifikasi Berita Sebelum Dibagikan

Sudah menjadi kebiasaan ketika mendapat informasi yang menarik, langsung dibagikan ke publik. Apalagi usia anak-anak. Padahal, belum tahu jelas apakah konten yang kita bagikan itu baik, terverifikasi, atau berhubungan dengan orang yang kita bagi. Oleh karena itu, penting untuk memilah-milah mana yang baik dan buruk. Caranya, sarankan siswa untuk mengatur akun media sosial menjadi private, supaya tidak sembarang orang bisa membagikan sesuatu padanya.

Logout Akun

Tips aman berinternet yaitu selalu melakukan logout akun yang ada di internet, seperti social media, internet banking, email, atau lainnya. Setelah selesai menggunakannya lebih baik kalian logout untuk melindungi dari kejahatan cybercrime.

Log out akun tidak hanya dilakukan ketika di warnet saja, melainkan di komputer kalian sebaiknya juga di log out. Hal ini untuk mengantisipasi jika ada seseorang yang meminjam komputer kalian, setelah mereka membuka browser dan melihat social media kalian terbuka maka bisa saja mereka menemukan sesuatu yang penting disana.

Update Antivirus

Tips aman berinternet selanjutnya yaitu memasang antivirus terbaru pada komputer. Fungsi antivirus untuk melindungi data di komputer agar tidak terserang virus. Selain itu antivirus juga berfungsi sebagai harm content, melindungi dari situs berbahaya, dan menghindari situs dengan bahasan konten dewasa. Antivirus bisa bekerja secara maksimal apabila selalu di update, dengan begitu perlindungan komputer lebih terjamin keamanannya.

Think before connect

Jaringan internet sangat luas, sehingga bisa menghubungkan kalian kemana saja. Dari terhubungnya kalian ke beberapa situs maka bisa menyebabkan dampak positif maupun negatif. Sebaiknya jangan sembarangan melakukan connect ke situs yang tidak dikenal, karena ada beberapa situs ilegal yang sengaja menjebak kalian supaya masuk ke dalamnya. Contoh beberapa situs yang harus diwaspadai yaitu survey online, online shop, serta lainnya. Biasanya situs ilegal digunakan untuk mengambil data pribadi kalian secara paksa.

Jangan menyebarkan informasi pribadi

Melalui internet, seseorang bisa menemukan informasi. Salah satunya informasi pribadi seseorang. Meskipun begitu, kalian tidak boleh sembarangan menyebar informasi di internet. Jika kalian menuliskan informasi pribadi secara lengkap maka bisa saja ada orang jahat yang menggunakan data pribadi kalian. Tuliskan saja data pribadi singkat. Contohnya saat menggunakan facebook, tulislah data pribadi secukupnya. Tidak perlu dijabarkan alamat rumah, nomor rumah, nomor pribadi atau data lainnya secara lengkap, karena jika kalian mengisinya secara lengkap sudah bisa dipastikan ketika akun sosial media kalian kena hack data pribadi kalian akan dicuri dengan orang yang tidak bertanggung jawab.

Bijak Menggunakan Internet, Inilah Cara Hapus Jejak Digital

Teknologi yang sudah semakin canggih secara tidak langsung akan menuntut penggunanya untuk semakin lebih cerdas dalam menggunakan teknologi termasuk juga dalam mengakses internet. Namun hingga saat ini masih banyak para pengguna yang tidak peduli akan hal itu dan juga sangat kurang waspada dalam menggunakan internet.

Meskipun terdengar sepele, informasi diri yang akan dicantumkan ke dalam akun Facebook, Twitter yang bisa dikatakan jejak digital. Akhirnya jejak digital pada internet bisa memunculkan berbagai potensi yang negatif bagi penggunanya. Misalnya, pencurian data hingga perbankan. Hal ini tentunya, sangat merugikan pengguna digital. Agar hal tersebut tidak terjadi dan Kalian semakin waspada dalam menggunakan internet, sebaiknya kalian simak ulasan yang berikut ini mengenai jejak digital hingga cara bijak untuk berselancar di digital yang telah kalian cermati.

Pengertian Jejak Digital

Menurut TechTerms, jejak digital adalah jejak data yang muncul ketika seseorang menggunakan internet di perangkat komputer atau laptop, smartphone dan lainnya. Bentuk dan sumbernya pun bermacam, dari situs yang dikunjungi, email yang dikirimkan, dan informasi lain yang ‘disetor’ ke berbagai layanan online. Pengguna internet juga perlu tahu bahwa terdapat 2 jenis jejak digital, yaitu:

  • Jejak Digital Pasif

Data yang ditinggalkan oleh pengguna tanpa disadari. Contohnya kecilnya saja, ketika seseorang hendak pergi ke suatu tujuan dengan mengandalkan aplikasi Google Maps pada smartphone sebagai penunjuk arah. Berbagai rute yang telah dilalui tanpa disadari akan terekam oleh digital. Selain itu, ketika pengguna mengunjungi suatu laman untuk mencari berbagai informasi, maka server tempat situs tersebut akan menyimpan alamat IP (Internet Protocol) pengguna. Dari IP tersebut bisa diketahui internet service provider (ISP) yang dipakai hingga perkiraan lokasi pengguna mengakses situs tersebut.

  • Jejak Digital Aktif

Data yang secara sengaja dibuat atau ditinggalkan oleh pengguna. Contohnya, berupa unggahan foto, video dan status di berbagai media sosial yang dimiliki, mulai dari Facebook, Instagram, Twitter, Youtube dan lainnya. Bukan hanya itu saja, dokumen-dokumen yang dikirim melalui email juga akan meninggalkan jejak digital.

Jejak digital Memiliki Potensi Merugikan

  • Perusahaan akan Mempertimbangkan Pelamar Kerja dari Jejak Digital

Sekarang ini hampir semua perusahaan baik negeri maupun swasta tidak hanya melihat kriteria pelamar kerja dari dokumen CV saja. Akan tetapi, perusahaan juga melihat rekam jejak digital pelamar melalui akun media sosial yang sudah dicantumkan pada CV pelamar.

Dari unggahan foto, video, caption di media sosial tersebut perusahaan bisa melihat dan membaca karakter pelamar kerja secara langsung. Jika calon pelamar tersebut selalu mengunggah hal-hal yang negatif seperti kata-kata yang tidak sopan, maka perusahaan tentunya tidak akan menerima calon pekerja. Hal inilah yang membuat sekarang lebih sulit mendapatkan pekerjaan. Begitu sebaliknya, jika pelamar kerja selalu mengunggah hal-hal yang positif, maka kemungkinan besar perusahaan akan menerima calon pelamar kerja tersebut.

  • Menimbulkan Pencemaran Nama Baik

Pencemaran nama baik tidak hanya terjadi di dunia nyata saja, tapi seseorang juga bisa mencoreng nama baik di dunia maya. Mudah saja, orang tersebut akan membeberkan jejak digital kalian yang lalu melalui postingan di berbagai media sosial yang digunakan.

  • Seseorang Tidak Dikenal Bisa Mengakses Data Pribadi

Masih banyak pengguna internet yang kurang menyadari bahwa jejak digital yang ditinggalkan bisa merugikan diri sendiri. Misalnya saja, mengunggah data pribadi dalam bentuk foto atau video seperti KTP atau SIM dan juga biodata yang dicantumkan pada sebuah akun media sosial atau situs lainnya bisa diketahui oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab.

Dari data tersebut, seseorang atau pelaku bisa saja mengakses data pribadi kalian untuk hal lain yang membuat kalian merugi. Misal, mencantumkan data pribadi kalian untuk membeli barang-barang mahal, atau mendaftarkan data kalian untuk mengajukan pinjaman online dan lainnya.   

  • Pencurian Perbankan

Tidak bisa dipungkiri sekarang ini banyak terjadi pencurian perbankan seperti pembobolan rekening, transaksi kartu kredit dengan jumlah jutaan tanpa disadari nasabah dan lainnya. Biasanya, oknum akan melakukan pencurian perbankan tersebut dengan mengandalkan data-data pribadi yang terekam pada digital.

Cara Hapus Jejak Digital

Sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan karena jejak digital, sebaiknya segera cek kembali penelusuran internet yang pernah kalian lakukan. Setelah itu, jangan menunda waktu untuk menghapus jejak digital tersebut.

Tak perlu panik, berikut beberapa cara mudah yang bisa kalian lakukan untuk hapus jejak digital yang dikutip dari akun Instagram Kementerian Komunikasi dan Informatika, di antaranya yaitu:

  • Bila berupa unggahan foto, video, dan status di media sosial, kalian bisa menghapusnya secara mandiri
  • Bila ingin menghapus akun secara keseluruhan di media sosial atau laman, maka kalian bisa mengikuti aturan dan cara masing-masing yang telah ditentukan
  • Kalian juga bisa langsung menghubungi layanan customer service atau pemilik platform untuk mendapatkan informasi lengkapnya mengenai menghapus jejak digital atau akun yang dimiliki.
  • Mengatur akun Google untuk meningkatkan privasi dan mengurangi pengumpulan data.

Cara Bijak Menggunakan Digital

Mengingat dari jejak digital tersebut bisa menimbulkan kerugian, maka kalian perlu waspada dalam berinternet. Ada beberapa cara bijak dalam menggunakan digital, sehingga bisa meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, yaitu:

  • Membaca syarat dan ketentuan ketika mengunduh aplikasi atau membuat akun media sosial
  • Membuat password atau PIN (Personal Identification Number) yang unik dengan menggabungkan huruf, angka, dan simbol. Usahakan untuk menjaga password tersebut sehingga tidak ada orang lain yang tahu. Agar lebih aman, ubah password secara berkala.
  • Mengunggah hal-hal yang positif di berbagai media sosial yang dimiliki
  • Dilarang mengunggah informasi sensitif seperti data pribadi seperti KTP, SIM, Passport, PIN dan lainnya di media sosial
  • Menghapus email, akun media sosial atau platform lainnya yang sudah jarang atau tidak terpakai lagi.
  • Gunakan aplikasi penghapus postingan media sosial mulai dari foto atau video, likes, komentar yang pernah diunggah. Berikut beberapa aplikasi penghapus konten di media sosial bisa dalam jumlah banyak sekaligus
  • Agar lebih aman ketika ingin mencari informasi, kalian bisa menggunakan mode samaran saat browsing di internet.
  • Berhenti berlangganan mailing list atau newsletter

Mempertimbangkan dengan Matang Saat Menggunakan Digital

Penggunaan digital yang sangat mudah membuat seseorang terlarut dalam menggunakan internet yang membuat pengguna tidak menyadari akan adanya sisi bahaya dari jejak internet. Untuk itu, kalian perlu mewaspadai di setiap kegiatan yang berhubungan dengan digital. Sebaiknya, pertimbangkan dengan matang, mana hal baik yang bisa dilakukan dan hal buruk yang harus ditinggalkan ketika berselancar di internet.

Jadi kalian para pengguna internet harus lebih selektif lagi untuk menggunakannya karena jejak digital tidak akan bisa dihapus dengan hingga bersih sehingga akan banyak jejak yang akan kalian tinggalkan. Kalian juga harus hati hati mengenai hal tersebut karena perusahaan sekarang ini sudah melihat kegiatan kita melalui rekam jejak yang kita tinggalkan di sosial media.